Berikut adalah beberapa hal yang sering ditanyakan (Frequently Asked Question / FAQ) terkait program Millennial Entrepreneur Class (MEC)
- Apa saja syarat pendaftaran ?
- Mengisi form pendaftaran
- Membayar biaya pendaftaran
- Mengirimkan file (hasil scan / foto) e-KTP & ijazah SMA / SMK / PKBM Paket C
- Di kampus mana mahasiswa akan resmi terdaftar ?
Saat ini MEC bekerja sama dengan 2 kampus mitra, yaitu STIE YPBI (untuk program S1 Manajemen) dan STIE Ganesha (untuk program S2 Manajemen). Keduanya berlokasi di Jakarta. - Bagaimana tentang akreditasi perguruan tinggi yang menjadi mitra MEC ?
Status program studi S1 Manajemen dan S2 Manajemen telah terakreditasi BAN PT. Untuk lebih jelas dapat dilhat pada situs BAN PT (www.banpt.or.id/direktori/prodi/pencarian_prodi.php ) - Apa keuntungan kuliah di MEC ?
Mahasiswa mendapatkan ilmu S1 Manajemen yang berbeda dari perguruan tinggi lain, karena memuat materi yang praktis dan aplikatif, seperti e-business, e-commerce, strategi pemasaran online, dan lain-lain. - Bagaimana proses kuliah di MEC ?
Proses kuliah sebagian besar dilaksanakan secara daring. Perkuliahan dengan tatap muka langsung hanya akan dilaksanakan pada sesi tertentu, bila dianggap perlu.
Proses kuliah daring terdiri dari 2 metode :
Asynchronous : menggunakan web e-learning / Learning Management System (LMS)
Synchronous : menggunakan fasilitas video conference - Apa saja yang didapat bila telah selesai ikut program MEC ?
Ilmu manajemen bisnis, khususnya e-business
Skill dan Wawasan aplikatif yang disampaikan beberapa trainer dari start up
Pengalaman menjalankan dan mengembangkan bisnis
Potensi modal untuk menjalankan usaha, dalam bentuk produk ataupun jaringan bisnis
Ijazah resmi S1 Manajemen, dengan gelar Sarjana Ekonomi (SE) - Berapa lama waktu yg dibutuhkan untuk menyelesaikan kuliah di MEC ?
Untuk program S1 Manajemen MEC dapat diselesaikan dalam waktu 8 semester atau setara dengan 4 tahun - Apa itu program kampus merdeka dan bagaimana penerapannya dalam MEC ?
Kampus Merdeka adalah program yang dirilis oleh Kemendikbud RI pada Tahun 2019. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di luar program studinya. Bentuk kegiatan yang dapat dipilih antara lain : magang kerja, kuliah di program studi lain, melaksanakan kegiatan sosial kemanusiaan, melakukan proyek tertentu di desa, mengajar, melaksanakan penelitian, dsb.
Dalam MEC, program kampus merdeka dilaksanakan dengan bentuk 2 pilihan kegiatan :
Membantu mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di daerah tertentu, atau
Melaksanakan praktek bisnis (secara berkelompok) - Bagaimana kualitas dosen dosen yang mengajar di MEC ?
Dosen terdiri dari profesional dan para praktisi bisnis, terutama dalam lingkup start up. - Bagaimana prospek mahasiswa setelah lulus kuliah di MEC ?
Para lulusan program MEC dijamin memiliki keunggulan dari sisi pengetahuan dan ketrampilan praktis dalam bisnis modern. Dengan luasnya jaringan kemitraan yang telah dibangun oleh CMED maka para lulusan program MEC akan selalu siap untuk bekerja mandiri maupun bekerja pada instansi atau perusahaan yang sudah mapan. - Apa ada tugas dalam setiap mata kuliah ? Kalau ada, apa yang dilakukan oleh mahasiswa
aktivitas kuliah terdiri dari: Diskusi di forum online yang akan diampu oleh dosen masing-masing, Mengerjakan tugas sesuai dengan mata kuliah yang diambil, aktivitas magang atau pendampingan atau menciptakan usaha bisnis secara berkelompok pada semester 7 dan 8. - Apakah ada proses pembuatan tugas akhir atau skripsi?
Tugas akhir terdiri dari dua alternatif pilihan: Mahasiswa dapat melakukan penelitian yang dilaporkan dalam bentuk skripsi atau mahasiswa dapat membuat Business Plan yang feasible bisa dijalankan dengan mudah. - Apakah program ini sesuai dengan aturan dikti dan dapat dipertanggungjawabkan ijazahnya ?
Program MEC telah disesuaikan dengan peraturan pemerintah terkait dengan kaidah program kampus merdeka. Ijazah dikeluarkan oleh perguruan tinggi yang terakreditasi atau terdaftar di Dirjen DIKTI.
